Langsung ke konten utama

Postingan

Diorama Badan Siber Nasional

Assalamu alaikum. Belakangan ini dunia portal siber tanah air seolah telah bermetamorfosis menjadi sarana indoktrinisasi yang paling potensial. Banyak pemberitaan tak tentu arah terlebih lagi keabsahannya memberikan warna tersendiri di jagad jurnalisme tanah air. Beberapa tajuk terbukti mampu menjadi oasis ditengah-tengah masyarakat luas. Bukan tanpa sebab tajuk-tajuk ini mendapatkan perhatian masyarakat luas, melihat dari berbagai permasalahan yang melanda tanah air, hal ini tentunya akan menjadi peluang emas bagi para peraup citra dan rupiah. Semisal pemberitaan tentang penistaan agama, serbuan tenaga kerja asing, upaya makar dan yang terbaru adalah seputar buku "Jokowi Undecover". Kesemuanya ini menjadi daya tarik tersendiri bagi pembaca dan terbukti sukses menjadikan portal siber kebanjiran pengunjung; termasuk tanggapan serius dari pihak pemerintah tanah air.   Beredarnya informasi-informasi ini secara bebas dan tak terkendali, ternyata memiliki dampak cuk...

Pencapaian, Eksistensi dan Limit I

Bismillahir rahmaani rahiim. Pencapaian, eksistensi dan limit merupakan tiga hal yang sangat berkaitan. Di dunia ini, dihuni oleh hampir 1,6 milyar jiwa dengan latar belakang dan kepribadia berbeda dan tentunya memiliki entitas keinginan yang berbeda pula. Manusia secara praktis adalah cerminan kompleksitas semesta raya ini. Namun dengan sekian banyak entitas yang ada, manusia secara garis besar justeru mengacu pada tiga hal yang sangat mendasar dan boleh dikatakan tiga hal inilah yang menjadi dasar bentukan siklus dari entitas-entitas yang ada. Ketiga hal ini adalah pencapaian, eksistensi dan limit. Sumber khn.org Manusia, baik secara sadar atau tidak, terus memacu dirinya dalam mengejar keinginan-keinginan untuk memenuhi kebutuhan, hasrat atau kepuasan dan hal lainnya yang dikehendaki dengan berhubungan lansung dengan ketiga hal ini. Tulisan ini sebenarnya merupakan bagian dari materi 3C + 1S yang sering saya paparkan dikalangan pelajar dan rekan-rekan mahasiswa (untuk mate...

Kehilangan Wajah

Wajah, dimana wajah itu? Kemana wajah itu? Rumahku, kemanakah wajahmu? Rumahku, kemanakah wajahmu? Ya. Ini adalah kisah tentang rumahku yang tak lagi memiliki mata, hidung, lidah, mulut, telinga dan segalanya. Kecuali kekosongan! Ini adalah kisah dari rumahku yang dahulu memiliki mata teramat tajam. Nanar menatap angkara, murka akan durja dan tiada gentar akan gelegar.

Jalan Panjang Dakwah I

Bimillah. Semoga yang kutuliskan ini benar adanya. Aamiin. Jalan dakwah bukanlah jalan yang mudah. Jalan dakwah adalah jalan bagi sesiapa yang ingin menemukan jatidiri sebenarnya. Jalan yang akan menjadikan kita menemukan sahabat-sahabat terbaik, saudara-saudara terbaik dan kekasih-kekasih terbaik pilihan Allah SWT; untuk kita. Jalan dakwah adalah jalan panjang dan mungkin saja tidak memiliki ujung. Jalan dakwah adalah jalan yang mesti kita tapaki dengan penuh keihklasan, ketabahan, kekuatan, semangat, harta dan segala potensi yang kita miliki.

Romantisme kebudayaan dan ....

        Sastra dan nilai-nilai kearifan budaya lokal merupakan dua elemen penting yang sejatinya saling melengkapi satu dan lainnya. Satu sebagai wadah dan satunya lagi sebagai pemberi nilai atau esensi kearifan berbudaya yang lebur dalam karyap-karya sastra tanah air.

Catatan; Papua I

Ada rasa haru tersendiri saat mendengarkan lagu Aku Papua yang dipopulerkan oleh Edi Kondologit. Ada banyak hal berharga yang dapat kita petik sebagai renungan, untuk kembali menelisik konsep berbangsa, bernegara dan berdemokrasi.

Rimba Ratap

I Semalam; Masih aku duduk termangu bersama tebing-tebing curam ini Bingar sungguh dalam kesendirian ini. Semalam lalunya lagi; Aku duduk termangu bersama sunyi bebatuan malam ini Ditemankan pada renung akan relung yang kian busung