Langsung ke konten utama

Postingan

Kehilangan Wajah

Wajah, dimana wajah itu? Kemana wajah itu? Rumahku, kemanakah wajahmu? Rumahku, kemanakah wajahmu? Ya. Ini adalah kisah tentang rumahku yang tak lagi memiliki mata, hidung, lidah, mulut, telinga dan segalanya. Kecuali kekosongan! Ini adalah kisah dari rumahku yang dahulu memiliki mata teramat tajam. Nanar menatap angkara, murka akan durja dan tiada gentar akan gelegar.

Jalan Panjang Dakwah I

Bimillah. Semoga yang kutuliskan ini benar adanya. Aamiin. Jalan dakwah bukanlah jalan yang mudah. Jalan dakwah adalah jalan bagi sesiapa yang ingin menemukan jatidiri sebenarnya. Jalan yang akan menjadikan kita menemukan sahabat-sahabat terbaik, saudara-saudara terbaik dan kekasih-kekasih terbaik pilihan Allah SWT; untuk kita. Jalan dakwah adalah jalan panjang dan mungkin saja tidak memiliki ujung. Jalan dakwah adalah jalan yang mesti kita tapaki dengan penuh keihklasan, ketabahan, kekuatan, semangat, harta dan segala potensi yang kita miliki.

Romantisme kebudayaan dan ....

        Sastra dan nilai-nilai kearifan budaya lokal merupakan dua elemen penting yang sejatinya saling melengkapi satu dan lainnya. Satu sebagai wadah dan satunya lagi sebagai pemberi nilai atau esensi kearifan berbudaya yang lebur dalam karyap-karya sastra tanah air.

Catatan; Papua I

Ada rasa haru tersendiri saat mendengarkan lagu Aku Papua yang dipopulerkan oleh Edi Kondologit. Ada banyak hal berharga yang dapat kita petik sebagai renungan, untuk kembali menelisik konsep berbangsa, bernegara dan berdemokrasi.

Rimba Ratap

I Semalam; Masih aku duduk termangu bersama tebing-tebing curam ini Bingar sungguh dalam kesendirian ini. Semalam lalunya lagi; Aku duduk termangu bersama sunyi bebatuan malam ini Ditemankan pada renung akan relung yang kian busung

Pappisangka Na Takkaluppa

Le'ba' niatoro'mi passingkammana bintoenga na bulanga Le'ba niatoro'mi passingkammana palappopporoka na pa'juluangia Kamma le'ba' kajarianna nikanayya lassu' , lompo, toa, dalle, saribattang, tautoa na matea Kamma le'ba' pa'ruppanna mata allo na bulanga riallo bokoanga

Kebohongan; Sahaja

Ini tentang terasingnya kita dari diri Tentang sepinya kita dalam bingar Tentang bekunya kita dalam terik Tentang butanya kita dalam gemerlap dan gemintang Tentang amalan-amalan yang kembali disoalkan dalam tutur kata dan ini semua tentang kekosongan yang selama ini kita anggap jati dalam wujud harap Sumber: bbci.co.uk Makassar, 2 April 2015